Dalam rangka memberantas pemberitaan hoax serta ujaran kebencian di media sosial, STKIP Setia Budhi Rangkasbitung, Dinas Kominfo Lebak dan Forum Kajian Pemuda Mahasiswa (FKPM) Lebak akan mengadakan Kuliah Umum dengan tema “Alarm Disinformaai Melawan Hoax, Hatespeech & Politik Kebencian Sebagai Parasit Peradaban” dengan Tujuan “Pemuda Mahasiswa Harus Jadi Garda Terdepan Melawan Hoax”.

Kepala PPPM STKIP Setiabudhi Iman Sampurna mengatakan Peran pemuda serta mahasiswa harus mengatakan Peran pemuda serta mahasiswa harus menjadi garda terdepan dalam menangkal maraknya berita bohong di media sosial.

“Kaum muda harus menjadi garda terdepan menangkal maraknya berita bohong atau hoax yang marak di media sosial. Pemuda mahasiswa sebagai agen perubahan dan penerus bangsa harus jadi garda terdepan melawan parasit peradaban yakni mereka para penebar hoax dan melawan ujaran kebencian”.


Kegiatan ini menghadirkan para narasumber dari tingkat nasional Wahid Foundation, LBH Jakarta dan Diskominfo Lebak serta akademisi dari STKIP Setia Budhi Rangkasbitung.

Kegiatan ini pun menghasilkan Piagam Rangkasbitung yang dalam akhir acara di Deklarasikan Bersama, sebagai bentuk komitmen masyarakat Lebak dalam Memerangi Hoax dan ujaran kebencian.

Terutama saat ini kab Lebak sedang dalam konstentasi pilkada serentak, maka kegiatan ini pun mengajak masyarakat untuk menolak politik kebencian dengan harapan pilkada lebak berjalan dengan damai dan aman, pilkada yang menyenangkan dan bermartabat tanpa issu SARA dan diskriminasi.

Close Menu